Menjelang Petang di Riyadh

15 Des

Diskusi soal Healthymagination baru aja usai.
Makanan yang tersantap belum sepenuhnya terkunyah tuntas. Tapi ketua rombongan sudah meminta peserta naik ke atas minibus.

Waktu menunjukan jam 5 waktu riyadh. Power Plan 9 tujuan kami. Sebuah pembangkit listrik. Berkekuatan 4 ribu Megawatt.

Kurang lebih butuh waktu 1 jam untuk mencapai tujuan. Hari sudah tak lagi terang. Dari luar penampakan PP 9 bisa dikatakan miriplah sama pembangkit Muara Tawar.

Lima orang penjaga, berpakaian polisi, dengan senjata terkokang, -mirip brimob siap tempur-, sigap menghadang bus yang kami tumpangi.

Ooo…ternyata itu memang protap resmi pengamanan PP9. “No foto, no vidio, no body out from the Bus,” kata sang petugas.

Kesempatan nebeng foto dengan polisi Saudi yang menenteng senjata hilang sudah.

Eissa, perwakilan GE di Riyadh menjadi pemandu rombongan. Dan selama di area PP9 tak satupun kamera boleh dijepretkan. Tak boleh satupun anggota badan dikeluarkan dari minibus. Bahkan untuk kencing sekalipun.

Eissa, pria asli Saudi ini untungnya pandai membanyol. Jadi suasana tak begitu tegang.

PP9 merupakan power plan terbesar di Saudi. Tetap lebih besar dari PP10 dan 11 yang masih dalam tahap pembangunan.

Hanya sekitar 5 jam kaki ini menjejak jazirahnya para Nabi..
Menjelang tengah malam, pesawat carteran mengantar kami menuju Doha, Qatar.

Salam dari Riyadh.
14 Desember 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: