Menjamah Jazirah para Nabi

15 Des

Persis pukul 15 waktu Riyadh, pesawat Etihad yang membawa saya ke Riyadh mendarat.

Jazirah para Nabi sambutlah aku….

Bersama kami ada juga rombongan TKI dari Semarang, Serang, Jombang dan gak tau mana lagi aq turun. Itu kelihatan dari wajah mereka, dan satu jaket bertuliskan ‘Ramayana Motor Temanggung’,. wow sayang aku ndak sempat moto.

Bayangan sebuah Bandara International yang bersih, megah, ternyata hanya di angan-angan.

Yah, tak jauh beda dengan Bandara Soeta.

Okelah yang penting aq dah mendarat di Riyadh. Jazirah para Nabi.

Separuh perjalan dari Airpot, Topografi Riyadh tak jauh beda dengan Yas Marina Island, Abu Dhabi. Hanya bedanya cuaca. Meski terik, tapi hawa sejuk.

Riyadh pada bulan-bulan ini memasuki musim dingin. Katanya sampai Maret.

Hamparan tanah kosong, dan mungkin berdebu. Belum satupun bangunan aku temui, selain jembatan penyebrangan.

Eh…tapi tunggu di sebelah kanan saya banyak proyek-proyek tengah berjalan.. Aku gak tahu bangunan apa itu. Tapi arsitekturnya seperti masjid. Berkubah.

Ah sudahlah..mobil minibus yang membawaku terus melaju, mungkin mulai memasuki sebuah kota. Duh ternyata belum..

Baru satu jam berikutnya sampailah di perkotaan. Tujuan saat itu adalah Al Rayan Clinic, Dr. Sulaiman Al Habib Medical Group.
Di disini kita diskusi soal Healthymagination.

Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: