Tunggu aku ya Riyadh

14 Des

Kabar itu akhirnya datang juga. Ms. Sarah mengabarkan, Visa kunjungan ke Saudi bisa terbit. Persis pukul 11 waktu Abu Dhabi.

Saya pun harus segera mengambil tas yang sudah saya persiapkan dari pagi. Ke resepsionis untuk chek out..

“Maaf kartu kamar saya tertinggal di kamar. Saya mau chek out,” kata saya kepada petugas resepsionis yang di name tag nya tertulis, Yahna.

Yah, petugas berlesung pipit di dagu itu melayani. Kemudian menyodorkan tagihan..

Wah, ternyata ada tagihan jemputan dan makan siang. Waduh, jumlahnya sampai 300 dirham Abu Dhabi.

Kartu kredit gak ada, dirham gak ada. Karena memang dalam benak saya semua akomodasi ditanggung pengundang. Jadi gak ada persiapan dirham sama sekali. Apalagi kartu kredit.

Beruntung, hotel menerima pembayaran dengan dollar. Tapi kembalianya harus dirham..

Ya sudah. Sudah terjadi, lain kali persiapan lah. Meski perginya karena undangan.

Dalam wakktu 10 menit kami bersiap menuju Etihad Airpot.
Menyusuri jalan-jalan di Yas Marina Island. Panas, dan gersang. Pohon palem, Pinus yang ditanam di kanan kiri jalan masih ranum. Belum mekar, apalagi meneduhkan.

Tapi lumayan, tidak ada kemacetan. Bus yang saya tumpangi lancar jaya. Berhenti saat trafiklight menyala merah, meski tak ada kendaraan lain dari arah lawan. Beda dengan Jakarta.

Wah, sopir busnya tak se Macho sopir Camry yang menjemput saya kemarin. Jalannya melambai..

Persiapan memasuki Bandara Etihad Abu Dhabi.

Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: