Neneng, Indo dari Pandeglang

14 Des

Ini melanjutkan postingan ‘Semalam di Qatar Airways’. Tentang Neneng.

Dari Nenenglah pertama kali saya mendengar kata ‘Indo’. Malah dia langsung menyapa saya “Indo?,”. Tentu aku langsung jawab ‘ya’.

Setahu saya kata ‘Indo’ hanya diucapkan oleh orang Malaysia untuk menyebut TKI di sana. Tapi menurut Neneng di Dammam, Saudi Arabia TKI juga disebut ‘Indo’. Lho, bukan Indonesian ya?

“Bukan,” katanya.

Sebenarnya gak ada masalah sih penyebutan kata itu. Mungkin karena baru pertama kali, agak janggal aja kedengarannya.

Apalagi berulang kali Neneng menyebut kata ‘Indo’. Misalnya, “di Indo saya tinggal di Pandeglang”.

Lho, kok gak pernah sebut lengkap ya? Indonesia, misalnya. “Sudah biasa mas,” jawab dia enteng.

Ya, Neneng tetaplah mojang yang akhirnya merantau ke negeri Saudi. Entah untuk mencari nafkah semata, atau sekedar pelarian setelah bercerai dengan sang suami.

Yang pasti Neneng tidak terpengaruh oleh berita kekerasan terhadap TKW di negeri yang konon negerinya para nabi itu..

Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: