Tentang Batik Lawasan dan koleksinya

19 Okt

Batik lawasan berasal dari kata bahasa Jawa, ’lawas’, yang berarti ’lama’. Batik lawasan merupakan batik bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Di Yogyakarta, Solo, dan Bali, terdapat banyak komunitas pengumpul, lazimnya disebut pengepul batik. Pengepul batik lawasan selalu menjual batik bekas ini dalam kiloan.

Di tangan Anne Avantie, batik lawasan bermetamorfosis menjadi daily wear, seperti blus, tank top, jaket, mini-dress, celana panjang, hot pants, long coat, rompi, dan rok cantik. Teknik patchwork yang memenuhi hampir seluruh desain dimaksudkan untuk memperkuat bahan. ”Batik lawasan sangat mudah robek. Teknik patchwork ini memperkuat bahan,” Anne menjelaskan.

“Saya ingin mengangkat pamor batik lawasan supaya pamornya seimbang dengan batik lainnya,” ungkap Anne melanjutkan. Di bawah label Batiken, Anne mengeluarkan koleksi pertamanya menggunakan batik lawasan. (diolah dari http://www.Tempointeraktif.com)

Berikut ini koleksi Kain Batik Lawasan pelangi kami. Selamat memilih-milih. Semoga berkenan..

Satu Tanggapan to “Tentang Batik Lawasan dan koleksinya”

  1. AMAN 2 Maret 2012 pada 20:59 #

    Aq pnya batik lawasan,da yg mnat ga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: