Bawalah Istrimu Kemanapun Kamu Pergi

12 Okt

 

Pak Rigen, sebut saja begitu namanya. Pria 56 tahun itu tak begitu kaget ketika ada berita seorang kyai tersohor main wanita. Dia mengaku menyaksikan sendiri bagaimana kelakuan sang kyai yang konon bertarif ratusan juta rupiah sekali ceramah itu.

 

Sore tadi, dia menyaksikan berita kelakuan sang kyai dari sebuah berita infotainmen. “Sudah lama dia main wanita, sekarang saja ada yang ngaku,” kata pak Rigen dengan mantab sambil menyeruput teh tarik.

 

Benar Bapak tahu, atau cuman ngaku aja. Bahaya lo, Bapak bisa dituntut” tanyaku.

 

Pak Rigen kemudian membeberkan sejumlah kyai terkenal yang juga main wanita. Ada kyai yang merangkap jadi penyanyi, ada juga kyai yang merangkap jadi selebritis, ada kyai yang merangkap jadi pebisnis. Pokoknya segala macam. Pak Rigen sampai hafal benar.

 

Bahkan konon Pak Rigen, yang memang mantan aktivis dunia hitam ini pernah dimintai tolong sang kyai; membungkam sebuah kantor pemberitaan. Itu terjadi tahun 2000 saat sebuah media akan menurunkan tulisan tentang perselingkuhan sang kyai. Pak Rigen diminta mencegah agar berita itu tak turun.

 

Pak Rigen menurunkan anak buahnya mengintimidasi redaksi. Berhasil, berita tak diturunkan. Dari kerjanya itu Pak Rigen dapat bayaran Rp 100 juta.

 

Syahdan, menurut Pak Rigen godaan terberat dari seorang kyai adalah wanita. Apalagi rata-rata istri para kyai ini sudah tidak lagi muda, dan punya banyak anak. Seringnya seorang kyai berceramah di sekolah-sekolah tertentu yang mendoktrin muridnya patuh pada pimpinan, memudahkan aksinya dalam menjerat wanita.

Dengan dalih nikah mut’ah adalah halal, sang kyai melancarkan aksinya. Menikahi wanita hanya demi memuaskan nafsu sesaat.

 

 

Diakhir obrolan, Pak Rigen memberikan wejangan. Kalau tidak ingin hancur karirnya, ajaklah istri kemanapun kamu pergi. Agar tak berani ada wanita yang menggoda. “Saya pernah membatalkan ceramah, hanya gara-gara istri saya tidak ikut,” kata Pak Rigen.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: