Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Malam 1 Suro, atau tahun baru Islam di Solo selalu identik dengan Kebo bule Kiai Slamet. Setiap malam pergantian tahun baru Islam, hewan itu diarak keliling kota.

Masyarakat sangat antusias mengikuti kirab Kiai Slamet. Bagaimana sebenarnya sejarah Kiai Slamet. Tadi malam, akun tweet @tentang Solo menjelentrehkan kisahnya. Saya coba rangkum dalam tulisan ini:

Keberadaan kebo Kiai msh menjadi bagian penting dr pelaksanaan upacara malam 1 sura menyambut tahun baru hijriyah

Kebo bule adalah salah satu dari sekian byk pusaka yg dimiliki kraton kasunanan surakarta.

Bahkan nenek moyang kebo bule ini sudah dipelihara sejak kerajaan kasunanan msh di kartasura, blm pindah ke Sala.

Dalam kitab babad solo disebutkan bahwa nenek moyang kebo bule ini adl binatang kesayangan sri susuhunan paku buwana II.

Menurut cerita Kebo bule ini hadiah dari bupati ponorogo kpd susuhunan paku buwana II brsamaan dg pusaka utama yg bernama Kiai Slamet

Disertakan kebo bule pd awalnya adlh sebagai pengawal atau cucuk lampah pusaka utama Kiai Slamet tersebut.

Maka pd akhirnya kebo bule ini pun dinamakan seperti pusaka yg dikawalnya yaitu Kiai Slamet.

Ketika sunan PB II ingin membangun istana pengganti kartasura, beliau pun mempercayakan kebo Kiai Slamet ini utk mencari tempatnya.

Hingga kini masyarakat meyakini Kebo Kiai Slamet membawa berkah. Banyak yg berbondong-bondong menyaksikan hewan ini diarak keliling kota. Bahkan kotorannya pun dipdrebutkan krn diyakini bisa jadi obat.

Salam

–Erwindar–


Batik telah mendunia. Warisan leluhur Indonesia ini tak lagi hanya dikenal di Indonesia, ataupun Malaysia.

Di Amerika, negeri yg setidaknya menjadi salah satu kiblat fashion dunia kini mulai melirik batik. Terbukti ajang American Batik Design Competition yang dihelat KBRI di New York sukses menarik minat warga di Negeri Paman Sam tersebut..

Lebih lengkapnya ini ada tulisan Andreas Maryoto. Kawan jurnalis Kompas ini pernah seperjalanan dengan saya waktu menjelajah Uni Emirat Arab..

Minatnya terhadap seni dan budaya luar biasa..

—-

KOMPAS.com – Kain-kain batik yang terpampang di salah satu ruangan Hotel The Palace, San Francisco, Amerika Serikat, awal November lalu membuat kita terkaget-kaget. Ada yang bermotif bison, koboi, gandum, hingga motif QR code. Motif-motif itu jauh dari pikiran orang-orang Indonesia yang akrab dengan batik. Batik telah melangkah jauh, dari sekadar milik Indonesia menjadi milik dunia.

Elizabeth Urabe, Joanne Giglotti, dan Kelly Cobb terus mengumbar senyum. Peluk cium dan jabat tangan bertubi-tubi menimpa mereka. Ketiganya tengah menerima ucapan selamat dari rekan-rekannya dan juga orang Indonesia yang menghadiri pengumuman pemenang American Batik Design Competition dalam acara yang dikemas dengan nama Indonesia Celebration Dinner.

Mereka adalah tiga orang yang meraih juara pertama lomba itu. Ada juga tiga orang yang mendapat juara kedua dan tiga orang lainnya yang mendapat juara ketiga.

Pameran batik di salah satu ruangan di Hotel The Palace itu merupakan pameran karya-karya mereka dan karya pebatik lainnya. Karya-karya yang dipampang di bagian utama ruangan itu diapresiasi banyak kalangan.

”Saya belum pernah ke Indonesia. Saya belum pernah membatik. Ketika saya melihat pengumuman kompetisi ini, saya langsung mengikutinya. Saya senang sekali menjadi pemenang lomba ini,” kata Elizabeth Urabe yang terus tersenyum ketika wawancara berlangsung. Urabe membuat desain dengan judul Divine Unity.

Johana Giglotti, yang memberi nama karyanya Sun Raises from The East, juga mengungkapkan hal yang sama. Ia tak pernah berkunjung ke Indonesia dan tak pernah memiliki pengetahuan soal batik.

Akan tetapi, pengumuman kompetisi batik yang digelar sejak April 2011 telah menantangnya untuk mempelajari desain batik dan mengikuti kompetisi itu. Ia tak menyangka kalau ia menang.

Kelly Cobb yang membuat desain dengan judul Batik With QR Code mengaku kaget bisa memenangi kompetisi tersebut. Ia merasa makin bergairah untuk mempelajari dan mengembangkan desain batik di Amerika Serikat. Ia mengaku akan mempelajari Indonesia dan juga mendalami batik di kemudian hari.

”Saya sendiri kaget melihat karya-karya mereka. Sungguh saya kagum dengan desain mereka. Detail dan filosofi motif. Batik yang masuk dalam kompetisi ini sangat hebat,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal ketika mengomentari desain para peserta kompetisi itu.

American Batik Design Competition ditujukan untuk warga negara Amerika Serikat. Otomatis pesertanya adalah warga negara Amerika Serikat. Panitia lomba berharap para perancang asal ”Negeri Paman Sam” itu bisa menciptakan desain batik dengan gaya, idealisme, dan inspirasi khas Amerika Serikat.

Sejak lomba ini diluncurkan, sekitar 100 karya masuk dari 18 negara bagian di Amerika Serikat. Dino mengatakan, melalui kompetisi ini warga Amerika Serikat memahami batik melalui caranya sendiri. Melalui para pemenang kompetisi itu, batik akan mendunia melalui cara-cara mereka sendiri.

”Harapannya, batik bukan lagi hanya menjadi milik orang Indonesia, melainkan menjadi milik dunia. Kita tak perlu cemas orang lain mempelajari batik. Kita seharusnya seperti orang Inggris yang bangga dengan bahasa Inggris yang dipakai di seluruh dunia,” kata Dino. Oleh karena itu, setelah kompetisi ini, ia berharap muncul batik khas Amerika Serikat.

Di samping itu, kompetisi desain ini juga menginspirasi semua pihak sehingga kelak muncul desan batik di tempat lain, seperti batik Arab, batik China, dan batik Rusia. Semakin banyak kompetisi di luar negeri maka batik akan makin dipahami oleh warga dunia dengan cara mereka sendiri. Seni batik akan makin diperkaya dengan makin banyaknya warga dunia yang menggeluti seni batik.

”Apa yang kami lakukan masih merupakan pilot project untuk menduniakan batik,” kata Dino. Ia yakin dengan cara seperti ini karya-karya bangsa Indonesia bisa tampil di pentas dunia. Ia yakin selain batik masih banyak karya bangsa Indonesia yang layak diakui dunia.

Para pemenang kejuaraan ini mendapat hadiah uang, yaitu juara pertama mendapat 5.000 dollar AS, juara kedua 2.500 dollar AS, dan juara ketiga 1.500 dollar AS. Untuk tiga orang yang mendapat predikat juara pertama, akan mendapat kesempatan berkunjung ke sentra-sentra batik di Indonesia. Mereka juga akan mendapat pelatihan membatik selama sekitar dua pekan berada di Indonesia.

Ketiga orang itu tak hanya dibawa ke sentra batik di Pulau Jawa, tetapi juga sentra batik di luar Pulau Jawa, seperti Bali, Makassar, Mataram, dan Palembang. Mereka diharapkan memahami keberagaman desain batik di berbagai tempat di Tanah Air.

”Setelah ini saya akan makin memperkenalkan batik ke seluruh dunia,” kata Urabe yang masih tersenyum seusai pemberian penghargaan itu. Ia terus terang penasaran dengan cara pembuatan batik yang belum pernah dikenalnya. Ia yakin bila kelak mengetahui cara membatik, ia akan makin memahami desain-desain batik yang cocok untuk orang Amerika Serikat.

Desainer Tuty Cholid, yang menjadi salah satu juri dalam kompetisi itu, tak kalah terkagum-kagum dengan karya para peserta. Meski kebanyakan belum pernah ke Indonesia dan belum mengetahui seni batik, dari karya-karya yang dikirim cukup memberi harapan batik akan makin dikenal di dunia.

”Saya kagum dengan karya-karya mereka. Mereka bisa mendesain dengan filosofi yang mendalam. Lihat saja karya mereka dengan motif koboi, bison, gandum, dan lain-lain yang langsung memberi kesan Amerika Serikat,” katanya.

Seusai perhelatan itu, Dino dan Ny Rosa Rai Djalal tampak berkaca-kaca. Sudah pasti mereka puas dengan kejuaraan itu. Kerja keras Kedubes RI di Amerika Serikat sepertinya tak sia-sia. Para pemenang pasti akan bercerita soal batik kepada keluarga, kenalan, dan temanteman mereka. Nah, kalau sudah seperti ini, harapan menduniakan batik tercapai.

Tugas lainnya masih menanti. Setelah batik, sepertinya banyak karya atau produk Indonesia yang perlu diduniakan sehingga mata dunia terbelalak ke Indonesia. Sejumlah karya, seperti rendang, kopi, nasi goreng, dan dangdut layak dibawa ke pentas dunia. Melalui karya-karya itu, Indonesia makin harum di mata dunia seiring dengan perkembangan ekonomi yang membaik. (ANDREAS MARYOTO)

 salam
–Erwindar–


TOKYO – Kabar tak menyenangkan menimpa Jepang. Negari Sakura itu terancam mengalami penurunan peringkat utang. Adalah Standard & Poor\’s menilai pemerintahan Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda tidak memiliki kemajuan dalam menangani krisis utang publik yang kian membengkak di negara tersebut.

Hal itu merupakan indikasi bahwa perusahaan peringkat utang itu akan memangkas peringkat utang Jepang.

“Keuangan Jepang semakin memburuk saja setiap harinya,” ujar Takahira Ogawa, director of sovereign ratings di S&P di Singapura seperti dilansir Kontan News hari ini, Jumat 25 November 2011. Ogawa juga bilang, pihaknya mempertimbangkan untuk memangkas peringkat utang Jepang. “Namun penurunan ekonomi terjadi secara bertahap, jadi kami belum akan melakukannya hari ini,” jelasnya.

Pemangkasan peringkat utang Jepang oleh S&P akan menjadi hal yang sangat berat bagi Noda yang menduduki jabatannya pada September lalu. Menurut Ogawa, sangat tidak realistis bagi Jepang untuk berpikir dapat keluar dari krisis utang yang juga telah membeli negara-negara lain, kecuali Jepang bisa mengontrol sistem keuangannya.

S&P sendiri memang memberikan outlook negatif bagi Jepang sejak April lalu. Ogawa menilai, Jepang membutuhkan pendekatan menyeluruh dalam mengatasi beban utangnya. Pemerintah Jepang memprediksi, jumlah utang Jepang sudah melampaui 1 qudrillion yen atau US$ 13 triliun pada tahun hingga Maret.

Slamat hari Jumat

–Erwindar–


Inilah urutan nama-nama 40 Orang Paling Kaya di Indonesia pada tahun 2011 menurut Majalah Forbes, berdasar nilai kekayaan mereka:

1. R. Budi & Michael Hartono (US$ 14 miliar).
2. Susilo Wonowidjojo (US$ 10 miliar).
3. Eka Tjipta Widjaja (US$ 8 miliar)
4. Low Tung Kwok (US$ 3,7 miliar)
5. Anthoni Salim (US$ 3,6 miliar)
6. Sukanto Tanoto (US$ 2,8 miliar)
7. Martua Sitorus (US$ 2,7 miliar)
8. Peter Sondakh (US$ 2,6 miliar)
9. Putera Sampoerna (US$ 2,4 miliar)
10. Achmad Hamami (US$ 2,2 miliar)
11. Chairul Tanjung (US$ 2,1 miliar)
12. Boenjamin Setiawan (US$ 2 miliar)
13. Sri Prakash Lohia (US$ 1,7 miliar)
14. Murdaya Poo (US$ 1,5 miliar)
15. Tahir (US$ 1,4 miliar)
16. Edwin Soeryadjaya (US$ 1,35 miliar)
17. Kiki Barki (US$ 1,3 miliar)
18. Garibaldi Thohir (US$ 1,3 miliar)
19. Sjamsul Nursalim (US$ 1,22 miliar)
20. Ciliandra Fangiono (US$ 1,210 miliar)
21. Eddy Wiliam Katuari (US$ 1,2 miliar)
22. Hary Tanpesoedibjo (US$ 1,19 miliar)
23. Kartini Muljadi (US$ 1,15 miliar)
24. TP Rachmat (US$ 1,140 miliar)
25. Djoko Susanto (US$ 1,040 miliar)
26. Harjo SUtanto (US$ 1 miliar)
27. Ciputra (US$ 950 juta)
28. Samin Tan (US$ 940 juta)
29. Benny Subianto (US$ 900 juta)
30. Aburizal Bakrie (US$ 890 juta)
31. Engki Wibowo & Jenny Quantero (US$ 810 juta)
32. Hashim Djojohadikusumo (US$ 790 juta)
33. Soegiarto Adikoesoemo (US$ 770 juta)
34. Kuncoro Wibowo (US$ 730 juta)
35. Muhammad Aksa Mahmud (US$ 710 juta)
36. Husain Sjojonegoro (US$ 700 juta)
37. Sandiaga Uno (US$ 660 juta)
38. Mochtar Riady (US$ 650 juta)
39. Triatma Haliman (US$ 640 juta)
40. Handojo Santosa (US$ 630 juta).

Semoga pada tahun depan nama Anda akan masuk dalam daftar tersebut.


Sumber: www.kontannews.com

TORONTO. Siap-siap, Manulife Financial Corp. akan membuka 800 lowongan pekerjaan baru di Indonesia tahun depan. Langkah ini untuk memenuhi permintaan produk asuransi, produk aset manajemen maupun mutual fund di Indonesia yang terus berkembang.

Saat ini perusahaan asuransi terbesar di Kanada ini memiliki sekitar 1.200 pekerja di Indonesia. “Kita harus memperkuat posisi untuk mengambil kesempatan yang telah kita buat sendiri,” ujar Philip Hampden-Smith, Executive Vice President dan General Manager Manulife Asia Tenggara.

Indonesia adalah salah satu pasar asuransi yang potensial di Asia Tenggara. Minggu lalu, Manulife menjalin kerjasama dengan PT Bank Danamon untuk produk asuransi dan produk wealth management pada 2012.

“Secara demografis, dengan 250 juta penduduk, Indonesia memiliki kekuatan ekonomi yang besar. Indonesia menjadi sangat penting untuk negara barat” katanya.

Tahun lalu, Manulife mencatat pendapatan C$ 623 juta atau US$ 595,1 juta. CEO Manulife Donald Guloien menargetkan, laba tahunan dari Asia akan mencapai C$ 1,5 miliar pada 2015.

Rizki Caturini


Sumber: CitaCinta

Manfaat bercinta bisa disandingkan dengan olahraga. Begini, nih, caranya….

Posisi: Helikopter
Urutannya, nih:
1.    Si dia berbaring terlentang.
2.    Letakkan telapak kaki kita di bagian kanan kiri pinggulnya, lalu ambil posisi jongkok di atas adik kecilnya, menghadap si dia.
3.    Letakkan telapak tangan kita di perut si dia untuk menjaga keseimbangan dan mempermudah gerakan naik-turun saat adik kecilnya berada di dalam vagina.
4.    Setelah beberapa saat, pelan-pelan putar tubuh kita hingga membelakangi si dia. Pegang paha atau lututnya untuk menjaga keseimbangan.

Otot bekerja:
Betis, paha, pinggul.

Tip:
Biar nggak gampang pegal, jangan terlalu bersemangat naik-turun dengan kecepatan tinggi—santai aja. Terapkan pola 5 + 1. Lima gerakan agak cepat, lalu beri si dia satu gerakan bonus dengan melakukan penetrasi agak dalam—durasinya tergantung selera, deh, he he he.

Posisi: The Slide
Urutannya, nih:
1.    Si dia berlutut dengan posisi tubuh tegak—dari samping terlihat seperti huruf L.
2.    Kita berbaring terlentang menghadap si dia, lalu angkat pinggul dan kaki kita (seperti posisi lilin saat senam lantai di zaman SD dulu) dan rapatkan pinggul dan vagina ke adik kecil si dia, sementara kaki disandarkan ke bahu si dia.
3.    Minta si dia memeluk paha kita untuk menjaga keseimbangan.

Otot bekerja:
Perut, pinggul

Tip:
Posisi ini agak sulit dilakukan bila postur tubuh si dia lebih pendek (atau nggka jauh beda) dari kita. Begitu juga kalau adik kecilnya tergolong mini.


VIVAnews – Astra Daihatsu Motor akhirnya melansir detail harga dari generasi low MPV terbarunya, All New Xenia, yang telah diluncurkan ke pasar otomotif tanah air, Rabu lalu 9 November 2011.

Mobil tujuh penumpang ini dijual mulai dari harga Rp126,6 juta untuk tipe terendah, hingga Rp173,9 juta untuk tipe tertinggi.

Daihatsu menawarkan All New Xenia dalam 4 varian, yakni tipe D dan tipe M untuk mesin 1.0 liter dan tipe X dan R untuk mesin 1.3 liter. Khusus tipe R, tersedia versi dengan transmisi otomatis.

All New Xenia mengalami perubahan total dari segi desain interior dan ekterior. Saudara kembar Toyota Avanza ini, juga telah dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru dan mewah.

Fitur-fitur itu antara lain electronic power steering, A/C double blower, seat belt di kursi baris ketiga, tilt steering, dan perubahan karakter suspensi yang semakin nyaman dan lembut.

Tampilan Xenia terbaru memang lebih menawan, berkat perubahan grill, bemper dan lampu depan. Lekukan bodi pada buritan dibuat semakin aerodinamis. Ditambah lagi pembaharuan lampu belakang yang stylish.

Tidak hanya itu, kini All New Xenia telah dilengkapi handel di bagian bagasi belakang. Sehingga, untuk akses buka tutup tidak lagi harus dibuka menggunakan kunci.

Perubahan semakin lengkap di Xenia tipe X dan R dimana AC double blower sudah disiapkan untuk memanjakan para penumpang baris belakang.

Beralih ke interiornya, kabin terlihat lebih mewah dengan desain baru dashboard serta penggunaan warna 2 tone-colour. Kemudinya dilengkapi dengan electric power steering untuk menambah kenyamanan plus stabilizer pada suspensi depan.

Sayangnya, mesin dari MPV teranyar ini masih menggunakan sumber tenaga lama, yaitu mesin 1.000cc dan 1.300 VVT-i DOHC.

All New Xenia hadir dengan delapan pilihan warna diantaranya Icy White, Dark Steel Metallic, Light Blue Metallic, Dark Grey Metallic, Classic Silver Metallic, Sand Gold Metallic, Royal Red Metallic dan Midnight Black Metallic.

“Kenaikan harga dari All New Xenia ini tidak terlalu tinggi, sehingga masih sangat terjangkau. Kami optimis dengan spesifikasi yang baru ini, All New Xenia akan terjual lebih dari 7.000 unit per bulan,” kata Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra di Jakarta, Jumat 11 November 2011.

Berikut detail harga All New Xenia:

All New Xenia 1.000 CC tipe D
   
D STD Rp126,600,000

D Rp132,400,000

 

All New Xenia 1.000 CC tipe M
   
M STD Rp130,600,000

M Rp141,100,000

M FAMILY Rp148,500,000

M SPORTY Rp149,400,000

 

All New Xenia 1.300 CC tipe X
   
X STD Rp141,200,000

X RP143,500,000

All New Xenia 1.3000 CC tipe R MT (Manual)
   
R MT STD Rp145,200,000

R MT Rp154,700,000

R MT FAMILY Rp162,900,000

R MT SPORTY Rp163,800,000

All New Xenia 1.3000 CC tipe R AT (Otomatis)
   
R AT STD Rp156,700,000

R AT Rp167,600,000

R AT FAMILY Rp173,000,000

R AT SPORTY Rp173,900,000

Sumber: VIVANEWS

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.